Tips Memilih Susu Formula Yang Sesuai Untuk Bayi

adsense 336x280
Tidak bisa dipungkiri lagi jika susu ibu (ASI) adalah makanan awal bagi bayi yang sempurna. Dianjurkan untuk memberi ASI semenjak bayi lahir hingga usia 2 tahun. Tetapi ada kalanya karena suatu hal seorang ibu tidak bisa menyusui bayi mereka dan memberikan ASI secara sempurna.

Jika memang demikian kondisi yang sedang dihadapi, maka pemberian susu formula sebagai susu kedua pengganti asi adalah jalan yang biasanya ditempuh. Para ahli nutrisi dan peneliti telah menghabiskan waktu selama bertahun-tahun untuk menciptakan susu formula yang tepat yang dapat membekali bayi anda dengan nutrisi yang diperlukan bagi tumbuh kembangnya.

Deretan pajangan susu formula bayi beraneka merek di pasar swalayan sudah menjadi pemandangan umum disetiap pasar swalayan. Masing-masing mengunggulkan kandungan nutrisi di dalamnya. Jika dulu susu formula hanya mengandung protein, karbohidrat, dan lemak, kini semakin banyak penelitian dilakukan yang membuat kandungan nutrisi susu formula semakin beragam.

Antara lain adalah AA dan DHA – yang keduanya merupakan zat hasil metabolisme asam lemak esensial yang bisa merangsang kecerdasan otak – karbohidrat, protein, lemak, multivitamin, sumber energi, dan mineral. Bingung memilih yang mana?

Apabila saat ini anda memang sedang mencari susu formula yang sesuai untuk bayi anda, anda perlu memperhatikan beberapa faktor. Pertimbangan tentang usia bayi, kesehatan, serta biaya menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Berikut ini adalah panduan dalam memilih jenis susu formula yang sesuai untuk bayi anda.

Apa saja jenis susu formula yang ada di pasaran?

Saat ini banyak sekali kita temukan berbagai jenis susu formula yang ada di pasaran. Menurut penelitian FDA (food and drug administration) di Amerika Serikat, susu formula bayi terbagi menjadi 3 jenis. Hal ini berdasarkan pada jenis bahan utama yang digunakan sebagai bahan dasar susu formula:

1. Susu formula berbahan dasar kedelai
Anda pasti sudah bisa menebak jika susu formula bayi ini terbuat dari kedelai. Sumber proteinnya berasal dari kedelai. Biasanya, tipe susu formula ini cocok dan direkomendasikan untuk bayi yang alergi terhadap susu sapi. Untuk mengatasi masalah gizi, Anda tidak perlu khawatir, karena nutrisi dari susu formula kedelai ini tidak kalah jika dibandingkan dengan susu formula yang terbuat dari susu sapi.

2. Susu formula berbahan dasar susu sapi
Susu formula bayi ini sudah tentu terbuat dari susu sapi murni. Kelebihannya, susu ini memiliki kandungan nutrisi yang seimbang dan lebih mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi. Namun, terkadang dijumpai beberapa masalah yang mungkin bisa saja terjadi, yang biasanya dialami oleh banyak bayi yang mengalami alergi terhadap susu formula bayi yang berasal dari susu sapi ini. Bagaimana dengan bayi Anda?

3. Susu formula dari hidrolisis protein
Yang perlu anda ketahui, susu formula jenis ini memiliki kandungan formula yang lebih kecil bila dibandingkan dengan susu formula berbahan dasar kedelai atau susu formula yang berbahan dasar susu sapi. Hal ini disebabkan karena susu ini mengandung protein yang sudah dipecah atau protein yang telah mengalami hidrolisis. Formula ini sangat cocok diberikan kepada bayi yang alergi atau tidak cocok untuk susu formula berbahan dasar kedelai dan susu formula yang berbahan dasarsusu sapi.

Setelah kita tahu apa jenis-jenis susu formula bayi yang ada di pasaran, maka langkah selanjutnya adalah bagaimana memilih susu formula yang tepat untuk bayi Anda?

1. Anda perlu memberikan perhatian yang serius, ketika anda memilih susu formula untuk bayi Anda, pertimbangkan apakah susu formula bayi yang anda pilih sudah ditambahkan zat besi. Jika tidak, jangan memilih itu. Intinya adalah pilihlah susu formula yang sudah ditambahkan zat besi di dalamnya untuk mendukung kebutuhan bayi anda.

2. Anda perlu ingat, hampir semua susu formula bayi memiliki kandungan nutrisi yang setara. Jadi, jangan mempermasalahkan harga sebagai faktor utama. Belum tentu jika susu formula yang mahal memiliki kualitas dan nilai gizi yang lebih baik daripada susu formula dengan harga murah. Jadi, jangan menetapkan harga sebagai patokan, karena pemberian susu formula untuk bayi anda mungkin akan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama dan akan diberikan secara terus-menerus.

3. Anda perlu memastikan bahwa susu formula yang anda pilih adalah yang sesuai dengan usia bayi Anda. Karena beda usia maka akan berbeda pula kadar asupan nutrisi yang dibutuhkan.

4. segera konsultasikan ke dokter anak anda jika ada keluhan pada bayi anda setelah anda memberikan susu formula kepadanya. Sebagai contoh, bayi anda muntah, diare dan seterusnya. Tujuan dari konsultasi dokter anak anda adalah mereka dapat membantu untuk memilih susu formula yang paling tepat untuk bayi anda.

Sekali lagi, pastikan dan selalu berhati-hatilah sebelum memilih dan membeli susu formula untuk bayi. Karena hal itu sangat erat kaitanya dengan proses pertumbuhan dan perkembangan bayi anda selanjutnya. adsense 336x280

0 Response to "Tips Memilih Susu Formula Yang Sesuai Untuk Bayi"

Post a Comment

Silahkan meninggalkan komentar